Tak terima batas tanah di pagari. seorang pria di sungai jernih ancam pemilik tanah

  • Bagikan

BUSER45.COM| Senin 25 oktober 2021 sekitar jam 8 pagi Pak ILAN mendatangi rumah MAK ROBEL menyampaikan terkait masalah batas tanah.

Kronologis kejadian dua bulan yang lalu mak robel menanam ubi keladi pada batas tanah miliknya yg berbatasan dengan hendri (laki elan) hendri keberatan dan membicarakan ke mak robel agar ubi keladi tersebut di cabut karna tak ingin ribut mak robel mencabut ubi keladi ter sebut dan mengganti dengan pagar bambu.

Setelah kejadian tersebut tidak ada masalah namun ntah apa yg merasuki jiwa PAK ELAN pada hari ini senin sekira jam 8 wib mendatangi rumah mak robel langsung marah bsar mengatakan ke napa tanah itu di pagar dan kenapa ada pertengkaran dgan LAKI ELAN dua bulan lalu.

Mak robel menjawab karna tak ingin mendengar keterangan mak robel PAKELAN mengucapkan ancaman kalo berurusan dgan nya jsngan tanggung sampai kejakarta sekalian awas kamu saya tangani atau saya pukul suami kamu aka saya keroyok bersama pemuda dan saya tidak takut sama siapapun kamu me lapor begitu pungkasnya.

Karena ancaman tersebut mak robel bersama suami merasa terancam dan takut kemudian melapor kepada awak media ini agar diberitakan.

Awak media ini beserta pelapor meminta kepada bapak KAPOLSEK KAYU ARO menindak lanjuti masalah ini sebelum terjadi hal yang tidak di inginkan.

Tim Buser 45

Penulis: DanielEditor: Lisna Mendrofa
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.