Kepala PDAM Gunung Tujuh Menghambat Berjalanya kegiatan diDaerah gunung tujuh

  • Bagikan

BUSER45.COM|PDAM gunung tujuh mempunyai beberapa perjanjian dengan pihak TNKS antara lain menanam pohon penghijauwan dan merawatnya membuat MCK di danau gunung tujuh dan merawatnya membuat pos pemantauan di PDAM gunung tujuh serta merawat nya dan memperbaiki jalan dari pos hingga PDAM gunung tujuh agar layak di lewati.

Namun apa kenyataan nya pohon penghijauan banyak yang mati MCK di danau tidak bisa lagi digunakan karena tidak dirawat pos pemantauan rusak parah juga karena tidak dirawat.

Ahir ahir ini ada perintah perehapan jalan menuju PDAM gunung tujuh setelah ditinjau operator alat berat dengan prediksi biaya roling alat 2 juta pekerjaan, minimal 5 jam namun kepala cabang katarudin enggan menyetujuinya sehingga pekerjaan jalan gagal di kerjakan.

Kacap menargetkan kepada staf bekerja maksimal 2 jam kalo bisa satujam biyaya roling tidak mau bayar pelakuan kacap tersebut menghambat jalan nya semua kegiatan di PDAM gunung tujuh.

Selama kepemimpinan kacap baru KATARUDIN di PDAM gunung tujuh baru lebih kurang 5 bulan seolah-olah cabang ini tidak terurus. Semak belukar berada disekeliling pos dan cat sampah yang sudah rusak berada juga di sekelilingi pos jaga.

Dan ada salah satu kariawan PDAM yang namanya enggan di sebutkan menerangkan ke awak media ini,pemasangan MBR dengan biaya 200 ribu rupiah per unit namun kepala cabang sudah menyampaikan kekami mau dibayar 100 ribu saja per unit kami sangat keberatan begitu pungkasnya.

Berharap kepada Direksi PDAM memberi arahahan dan teguran kepada KACAP gnung tujuh agar semua kembali membaik seperti semula.

Daniel

Penulis: DanielEditor: Lisna Mendrofa
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.