Tulungagung Gelar Ruwatan Sesaji Dan Doa Bersama Lestarikan Tradisi, Disbudpar (Dinas kebudayaan dan pariwisata)

  • Bagikan

TULUNGAGUNG-BUSER45.COM|Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung bersama para budayawan menggelar Ritual Ruwatan Sesaji dan D’oa Bersama Menangkal Malasukerta yang digelar Disbudpar Tulungagung pada Minggu (07/11/2021) ini melibatkan budayawan.

Ruwatan sesaji beserta doa membuang sial ini dilakukan di pingiran sungai Ngrowo atau tempuran masuk Kelurahan Sembung, Tulungagung, Minggu (7/11/2021) pagi.

Tidak hanya ruwatan dan doa bersama menangkal malasukerta. Acara ini juga lengkap dengan pelepasan hewan yang hidup di pinggir Kali Ngrowo. Di antaranya berbagai jenis burung, itik dan ikan.

Menurut indrisayasari selaku kepala  disbudpar ritual ini merupakan tradisi turun temurun ini, menjadi bagian dari kekayaan budaya khususnya di kabupaten Tulungagung dan penting agar terus lestari, ujarnya.

Tujuan acara tersebut adalah untuk melestarikan budaya juga menarik minat wisatawan berkunjung ke Kali Ngrowo. Jelasnya

Tradisi Ruwatan Sesaji dan D’oa Bersama Menangkal Malasukerta juga bisa menarik bagi wisatawan untuk datang berkunjung ke Tulungagung. Tambahya.

Acara kali ini juga turut mengundang arkeolog dan pengajar jurusan Sejarah Faultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang Tradisi Ruwatan Sesaji dan Doa Bersama Menangkal Malas.

 

Nwng

Penulis: Nawang SusantoEditor: Erlisna Mendrofa
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.