RESES TAHUN SIDANG III thn 2021-2022, JTP TAMPUNG BERAGAM ASPIRASI RAKYAT TAPUT

  • Bagikan

TAPANULI. BUSER45.COM|Reses Anggota Dewan Provinsi Sumut, Dapil IX, bagi Bapak DR Jonius Taripar Hutabarat M.Si, S.Si atau yang lazim dipanggil JTP ( Partai Perindo): telah berlangsung selama hampir seminggu di wilayah Tapanuli Utara.

Reses Tahun Sidang III ini, dilaksanakan sejak hari Minggu tgl 14 November 2021 hingga hari Jumat tgl 9 November 2021 memperoleh beragam aspirasi masyarakat dari berbagai Desa/ Dusun yang nantinya akan disampaikan pada sidang Paripurna di Gedung Dewan Provinsi Sumut.
Pada reses hari terakhir di Desa Banuaji IV,

Beragam keluhan dan permintaan warga disampaikan oleh beberapa Warga Taput, mulai dari permohonan tiang listrik yang sudah mulai lapuk dan sebagian sudah tumbang, masalah pengoakam Pinus di lembah Martimbang, hingga masalah status kepemilikan hutan adat yang sejak nenek moyang mereka sudah ditanami Kemenyan di wilayah hutan yang konon masuk dalam Register 44 atau yang kemudian ditetapkan dalam SK 579.
Salah seorang Penatua Desa, M. Lbn Tobing (Pak Rinal) menyampaikan persoalan semburan Gas Beracun yang muncul diberbagai lokasi dan yang mengakibatkan ratusan HA lahan sawah dan ladang sudah tiga tahun tidak bisa diusahakan.

Menjawab pertanyaan warga mengenai Gas itu, JTP menjelaskan bahwa sebenarnya persoalan gas di Banuaji sudah pernah beliau telusuri dan secara langsung sudah pernah datang ke Banuaji I demi mengorek informasi dan kala itu, JTP sudah tahu bahwa masalah Gas Beracun itu sudah ditangani oleh instansi terkait, mereka sudah datang meninjau.

“Namun demikian kita akan memcoba membuka pembahasan itu kembali, oleh sebab itu silahkan warga menyampaikan surat resmi kepada kami agar nanti kita akan buat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak terkait seperti Pertambangan dan pihak perusahaan PT SOL” jawab JTP

Amatan awak media, kunjungan reses JTP diberbagai Desa, senantiasa dihadiri oleh dua ratusan orang warga yang mengikuti dengan sangat antusias sejalan dengan pertanyaan, harapan dan permohonan warga kepada dewan sangat beragam.

Pada setiap kunjungan reses, JTP senatiasa disambut dengan gembira bahkan tak luput dari acara pemberian Ulos dan penyerahan Ikan Mas sebagai simbol doa dan sukungan kepada dewan untuk kesuksesan melaksanakan tugas yang diembannya.
Di Desa Aek Raja misalnya, acara reses penutup itu, warga yang hadir mencapai 500 orang meskipun acara itu berlangsung sudah hampir larut malam.
(Redaksi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.