Pemerintah Menyalurkan Insentif Rp66 Miliar Untuk 44.000 Guru Sekolah Islam Pegawai Negeri Sipil

  • Bagikan

JAKARTA. BUSER45.COM|Insentif adalah gaji tambahan bagi mereka yang mengajar di sekolah yang tidak bersertifikat dan mereka yang tidak menerima bonus gaji untuk profesi guru. Pernyataan itu dibuat oleh Menteri Agama YAQUT Cholil Qoumas di Jakarta, Rabu (17/11/2021).

“Bantuan insentif ini adalah penegasan dari Kementerian Agama untuk Kesejahteraan Guru Pendidikan Islam,” kata Yaqut, menambahkan bahwa insentif itu juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru dan pendidikan.

Sementara itu, Departemen Agama Agama ‘Direktur Jenderal Muhammad Ali Ramdhani mengatakan bahwa insentif akan didistribusikan ke guru pendidikan Islam non-Sipil di sekolah dasar (SD), SMP (SMP), sekolah menengah atas ( Setiap penerima, Muhammad Ali menambahkan, akan menerima Rp1,5 juta tidak termasuk pajak.

Berdasarkan sistem informasi dan administrasi untuk guru pendidikan agama (Siaga), kriteria penerima adalah sebagai berikut: Guru pendidikan Islam non-Sipil yang masih mengajar di pra-sekolah (TK), sekolah dasar khusus (SD / LB), sekolah menengah pertama yang spesial Guru pendidikan Islam non-Sipil yang telah mendaftar di Siaga sejak Maret 2021;

Guru pendidikan Islam non-sipil yang bukan penerima bonus gaji untuk profesi guru; Guru pendidikan Islam non-sipil yang memiliki nomor ID unik pendidik (NACCK); Guru-guru pendidikan Islam non-Sipil yang telah memasuki periode pensiun; dan guru pendidikan Islam non-sipil yang memiliki sertifikat guru yang menunjukkan berapa lama mereka bekerja sebagai guru. “Guru yang telah berdedikasi untuk waktu yang lama adalah salah satu prioritas kami. Guru yang memiliki kualifikasi pendidikan dapat dianggap sebagai prioritas, “kata Muhammad Ali. (PR Kementerian Agama
(RED™)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.