Harga Beras Turun Petani Mengeluh Dan Harus Mengadu Di Mana

  • Bagikan

BANGGAI-BUSER45.COM |Petani di kecamatan Toili dan Toili Barat Kabuapten Banggai Provinsi. Sulteng mengeluh dengan adanya harga beras yang turun dratis , penurunan beras di bulan ini mencapai Rp 6000 sampai Rp 7000 perkilogram atau perkarung Rp 350.000, kata Putu Dero kepada media ini

Salah satu petani yang ada di wilayah Toili saat di wawancara dengan awak media ini di katakan  Anjloknya beras selama ini berdampak pada petani, ungkap Suliyono sebagai petani di Desa Toitisari kecamatan Toili. Kami menanam kalau untuk sekarang ini dalam istilahnya, hanya untuk makan semakin banyak di tanam semakin banyak utang di katakan bahwa sulit untuk memperoleh pupuk yang bersubsidi,pupuk ureal pun sulit kami dapatkan,apalagi obat Рobatan, serba naik,semua mencapai 15%. Jadi kami ngutang dulu dalam istilah papa angkat nanti setelah panen baru bayar pakai beras.

Mentri Pertanian Pernah Berkata Petani adalah Pahlawan Pangan Dan Inikah Balasan Seorang Pahlawan Ketika Semua Hasil Panen Murah Meriah Dan Kini Pupuk semua Mahal Dan Langkah.

Dengan terpisah Begitu halnya juga petani yang ada di kecamatan Toili Barat ungkap Putu Dero “kurangnya Orderan beras dari pedagang sehingga hasil panen kita masi belum di giling
sehingga gabah masi tertinggal sampai pada panen berikutnya belum di giling” ungkap Putu Dero, sebagai petani dan juga pemilik pengilingan yang ada di Desa lembah keramat Kecamatan Toili Barat.

Di katakan Suliyono juga sulit untuk mendapatkan pupuk yang bersubsidi kemudian kalau yang subsidi untuk ure harganya Rp.160 jadi kalau non subsidi harganya mencapai Rp.400/zak kami harus beli yang non subsidi semuanya serba mahal pupuk dan juga obat /10/12/2021.

Kemudian petani dan pedagang yang ada di kecamatan toili menginginkan agar harga beras dapat kembali normal dengan harga Rp,8000 perkilogram maka kami minta agar pihak pemerintah dapat memikirkan dan kami harus mengadu dimana dan juga harapan kami pada pihak Pemerintah agar pupuk yang bersubsidi di lancarkan, Tutur Suliyono.

Yr mide

Penulis: YusnizarEditor: Lisna Mendrofa
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.