Lembaga Peduli Rakyat Indonesia (LPRI) Minta Kejatisum Tindak Lanjuti Pengaduan Proyek Pipanisasi RP 586 JUTA Desa HutaTua. TAPUT-BUSER45.COM Ketua LPRI Sumut Usman Sitorus sangat menyayangkan lambannya Proses penanganan Pengaduan proyek pipanisasi yang berpotensi merugikan keuangan negara di Desa HutaTua Kecamatan Parmonangan Kabupaten Tapanuli Utara, dimana kasus ini sudah kami Laporkan ke Kejati Sumut, Kamis (11/11-2021), namun sampai hari ini belum ada ditindak lanjut. Sangat disayangkan pihak Kejati lamban dan tutup mata setiap laporan yg masuk .dan kami dari LSM LPRI menduga kinerja dari pihak penegak hukum lamban. Pada tanggal 6 Desember saya Usman Sitorus (Ketua DPD LPRI) bersama Bangun MT Manalu (Wakil Ketua DPD LPRI) sudah Konfirmasi ke Kejaksaan Negeri Tarutung, menanyakan sudah sampai dimana Tindak lanjut dari Pengaduan kami tersebut, jawaban yang kami terima bahwasanya belum ada berkas pengaduan diterima Kejaksaan Negeri Tarutung dari Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara. Kami langsung mempertanyakan Melalui telepon seluler ke Kejatisum kenapa Pengaduan kami belum di Rekomendasikan ke kejaksaan Negeri Tarutung..? Dari pihak Kejatisum mengatakan agar mengirimkan Expedisi/Tanda Terima Pengaduan lewat WhatsApp, setelah kami kirim.. Ok pak besok saya cek ya.. ujar pihak dari Kejatisum. Sampai hari Rabu, (15/12/2021) karena belum ada dapat kabar dari Kejatisum, Kami dari LPRI kembali menanyakan tentang pengaduan kami lewat chat wa: [15/12 15.27] Bangun MT Manalu: Selamat siang pak [15/12 15.28] Bangun MT Manalu: Bagaimana tindak lanjut dari Pengaduan kami [15/12 15.30] Bangun MT Manalu: Pengaduan kami di Registrasi tgl.11-11-2021 [15/12 15.32] Bangun MT Manalu: Hari ini sudah tgl.15-12-2021 yang berarti sudah satu bulan lebih setelah memberi laporan ke Kejatisum [15/12 15.33] Bangun MT Manalu: Sudah sampai dimana Pak tindak lanjut nya [15/12 15.34] Bangun MT Manalu: Tolong lah Pak di Rekomendasikan [15/12 15.36] Bangun MT Manalu: Agar Pengaduan LPRI segera di Ditindak lanjuti [15/12 15.38] Bangun MT Manalu: Dan Para Aktivis dan Rekan” Media cetak dan Online juga tau menaikkan beritanya. Tak satupun chat wa kami yang dibalas, tetapi pada Kamis, 16/12/2021 baru kami mendapat balasan chat wa yang kami kirimkan. [16/12 10.47] Wanju Silalahi PENKUM KEJATISUM: Pagi bang.. [16/12 10.48] Wanju Silalahi PENKUM KEJATISUM: Berkasnya sudah ditelaah, dan akan diteruskan ke kejari tarutung [16/12 10.48] Wanju Silalahi PENKUM KEJATISUM: Suratnya lagi otw bg hari ini [16/12 11.03] Wanju Silalahi PENKUM KEJATISUM: Ke tarutung [16/12 12.10] Bangun MT Manalu: Ok pak Jaksa terimakasih 🙏 [16/12 12.10] Bangun MT Manalu: Hari Senin kami akan konfirmasi ke Kejaksaan Negeri Tarutung. [16/12 12.53]Wanju Silalahi PENKUM KEJATISUM: Ok pak Kami sangat berharap agar kasus ini segera ditindak lanjut pihak penegak hukum, kalau benar pengaduan kami dari LPRI sudah diterima Kejaksaan Negeri Tarutung mohon segera dilakukan pemeriksaan kepada Kepala Desa yang kami duga terindikasi melakukan Korupsi, saya mengajak rekan Media cetak, online dan Masyarakat agar mengawal kasus ini agar cepat di proses secara hukum ujar Usman Sitorus. Bangun MT Manalu Kabiro Buser45.Com

  • Bagikan

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.