Penangkapan serta Penjemputan kepala desa segara kecamatan Taruma negara kabupaten Bekasi oleh Pihak kejaksaan Tipikor terkait kasus Pemalsuan Dokumen Pertanahan.

  • Bagikan

BEKASI-BUSER45.COM|Tepat nya pukul 15 : 30 menit, bertepatan pada hari Senin,27 Desember 2021 kejaksaan Tipikor bersama beberapa orang dengan menaiki mobil kejaksaan melakukan eksekusi penangkapan terhadap kepala desa Segara kecamatan Taruma negara kabupaten Bekasi Jawa barat.

Penangkapan terhadap bapak kepala desa segara aktif ini terkait kasus yang menimpa beliau yakni pemalsuan dokumen Pertanahan di tempat kepala desa tersebut berada, Penangkapan di sertai surat amar putusan penangkapan dari pengadilan negeri Tipikor kabupaten Bekasi provinsi Jawa barat.

Menurut hasil investigasi dan penelusuran dilapangan saudara kepala desa segara kecamatan Taruma Negara ini di jemput di kantor beliau oleh pihak kejaksaan Tipikor kabupaten bekasi.ini terkait amar keputusan tentang pemalsuan dokumen tanah yang melanggar Kitab Undang undang
Pasal 263 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana).

Pasal 263
(1) Barangsiapa membuat surat palsu atau memalsukan surat, yang dapat menerbitkan sesuatu hak, sesuatu perjanjian (kewajiban) atau sesuatu pembebasan utang, atau yang boleh dipergunakan sebagai keterangan bagi sesuatu perbuatan, dengan maksud akan menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan surat-surat itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, maka kalau mempergunakannya dapat mendatangkan sesuatu kerugian dihukum karena pemalsuan surat, dengan hukuman penjara selama-lamanya enam tahun.

(2) Dengan hukuman serupa itu juga dihukum, barangsiapa dengan sengaja menggunakan surat palsu atau yang dipalsukan itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, kalau hal mempergunakan dapat mendatangkan sesuatu kerugian.penangkapan yang dilakukan kepada pihak kepala desa Segara kecamatan Taruma jaya kabupaten Bekasi provinsi Jawa barat ini berlangsung secara tertib aman dan terkendali tanpa perlawanan oleh pihak terkait,warga desa Segara kecamatan Taruma jaya kabupaten Bekasi provinsi Jawa barat ini, merasa sudah tidak aneh karena berdasarkan penelusuran dan investigasi wartawan di lapangan di sampaikan bapak ini pernah di tangkap karena kasus ini juga namun beliau dari hasil sidang ke sidang bahkan tingkat pengadilan negeri Bekasi beliau di vonis bebas, namun masyarakat merasa sangat senang ketika tim dari Tipikor kembali melakukan penangkapan dan penjemputan terhadap beliau karena beliau ini di nilai banyak merugikan pihak masyarakat pemilik tanah,serta warga menyampaikan rasa bangga nya kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang telah merealisasikan program penanganan mafia tanah.

buser45 kaperwil Jabar S.Z.MSP.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.