Kantor Desa Sugau Pancur Batu Digeledah Terkait Dugaan Korupsi ADD

  • Bagikan

Medan – Buser45.com

Pancur Batu. Tim Jaksa Penyidik dari Kejaksaan Cabang Negeri Pancur Batu melakukan penggeledahan di Kantor Desa Sugau, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (16/02/2020) sekira pukul 10.00 wib

 

Penggeledahan selama tiga jam, dipimpin langsung oleh Kacabjari Pancur Batu Husairi bersama tim Jaksa Pidsus dan tim penyidik lainnya.

 

Hal tersebut dilakukan untuk penyempurnaan berkas perkara dugaan korupsi Anggaran Dana Desa tahun anggaran 2018 dan 2019 khusus pada kegiatan fisik pembangunan yang ada di Desa Sugau.

 

“Benar, kita lakukan penggeledahan di Kantor Desa Sugau”, bilang Kacabjari Pancur Batu kepada wartawan diruangannya.

 

Penggeledahan tersebut disaksikan oleh Kepala Desa, Sekdes, Bendahara, Kasi PMD dan perangkat desa lainnya serta Babinsa dan Babinkamtibmas.

 

Lebih lanjut, mantan Kasi Pidsus Pare Pare mengatakan, penggeledahan kita lakukan diruangan kades, sekdes dan bendahara. Hal itu dilakukan guna mencari alat bukti tambahan untuk melengkapi dokumen penyidikan.

 

Ia juga mengatakan, dalam penggeledahan tersebut ditemukan beberapa dokumen pertanggungjawaban terkait kegiatan pekerjaan fisik pembangunan di Desa Sugau tahun anggaran 2018 dan 2019.

 

Selain itu, ada juga ditemukan bukti-bukti lainnya berupa 10 stempel pertanggungjawaban. Anehnya, stempel tersebut diantaranya ada stempel rumah makan, stempel fotokopi dan stempel tukang besi.

 

“Ya, stempel tersebut kita temukan diruangan bendahara”, cetusnya

 

Menurutnya, bisa jadi stempel-stempel itu digunakan untuk penggelembungan laporan pertanggungjawaban. “Artinya, laporan pertanggungjawaban selama ini bisa saja di Mark up dan terindikasi LPJ bodong”, kata Husairi yang juga pernah menjabat Kasi Pidsus di Kejari Labuhan Batu.

 

Untuk kerugian negara, pihaknya masih menunggu hasil audit ahli dari inspektorat. “Setelah keluar hasil perhitungan kerugian negara oleh ahli baru kita tetapkan tersangka”, pungkasnya

 

Sebelumnya, informasi yang diterima wartawan, Kejaksaan Negeri Cabang Pancur Batu terkait kasus penyalahgunaan alokasi Anggaran Dana Desa tahun 2018 dan 2019 telah memeriksa 23 orang sebagai saksi diantaranya, Kades Sugau, Sekretaris Desa, Bendahara, Kaur Pembangunan, Kaur Pemerintahan, Ketua BPD dan Kadus 4 Desa Sugau.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.