Aksi Unjuk Rasa dari Aliansi Masyarakat Makassar Peduli RT/RW di Kota Makassar

  • Bagikan

Makassar – Buser45.Com

pada tanggal 21 Maret 2022 Pukul 10.33 Wita, Sekitar 100 orang dari aliansi Masyarakat peduli RT/RW dpp sdr. Ancy (Koordinator aksi) melaksanakan aksi unjuk rasa di depan kantor Walikota Makassar Jl. Ahmad Yani Kec. Ujung Pandang Kota. Makassar

terkait dikeluarkannya peraturan Walikota No. 27 tahun 2022 tentang penataan kelembagaan dan perkuatan fungsi RT dan RW dan pengangkatan pelaksana Jabatan oleh Pemkot Makassar.

 

Giat aksi yang dilakukan sbb :

 

Melaksanakan orasi secara bergantian dengan menggunakan sound sistem,membentangkan spanduk, menggunakan mobil truk 10 roda jenis Izusu Siga nopol DD 8701 KP dan mobil pickup jenis Grand max nopol DD 8783 MR.

 

*Membentangkan spanduk yang bertulisan sbb:*

 

Solidaritas RT/RW Kel. Batua menolak tegas penetapan pejabat RT/RW oleh pemerintah kota Makassar yang hanya berdasar laporan dari tim sukses, bukan atas bukan atas penilaian masyarakat.

 

Kami warga Kel. Tabaringan menolak tegas PJ RT dan RW kami menginginkan pemilihan langsun.

 

Kami RT/RW warga Kel. Malimongan menolak PJ/PLT RT/RW kami RT/RW dan warga menginginkan pemilihan bukan PLT atau penunjukan.

 

Solidaritas RT/RW Kel. Batua menyatakan Mosi tidak percaya kepada pemerintah kota Makassar yang diskriminatif pada penetapan pejabat RT/RW Kel. Batua karena telah menimbulkan gejolak permusuhan dan memutuskan ikatan silahturahmi antar warga di tingkat RT/RW.

 

kami warga kel. Paropo Kec. Panakkukang Kota. Makassar menolak PJ RT dan RW.

 

*Adapun tuntutan aksi sbb:*

 

Bubarkan Organisasi bassi barania.

 

Lanjutkan pemilu raya ketua RT/RW di kota Makassar.

 

Menolak RT/RW yg di berikan SK oleh pemerintah kota Makassar.

 

Pada pukul 11.27 Wita, 10 orang perwakilan massa Aksi di terima oleh Bpk.Dr.Hari (Sekertaris Badan Kesbangpol) diruangan Kesbangpol.

 

*Adapun yang hadir dalam pertemuan sbb :*

.Dr.Hari S ( Sekertaris Kesbang )

Kompol Ardy Yusuf SE.SIK ( Kapolsek UP )

Harun Rani (Kabag BPN).

Aswin Kartapati (Kabag Pemerintahan)

Perwakilan 10 Orang Pengunras.

 

*Adapun inti penyampaian massa Aksi Sbb :*

 

kami datang kesini krna kami telah menerima janji Bapak Walikota akan melakukan pemilihan RT RW secepatnya dan kami tunggu tanggal eksepisiknya.

 

di dalam perwali bahwa lurah yg menunjuk dan disetujui oleh camat,kalau lurah tdk menunjuk apakah itu bukan sebuah kebohongan.

 

kami juga mempertanyakan bahwa kapan melakukan pemilu raya.

 

*Adapun tanggapan Bpk.Dr.Hari (Sekertaris Badan Kesbangpol) yang intinya sbb :*

 

kami nnti menyampaiakn kepada Pimpinan krna kami ini adalah hanyalah bawahan, dinegara manapun pemerintah yg menetukan keputusan.

 

saya memahami kondisi dan situasi hari ini melakukan demo hari ini, mengenai kepada pemilihan RT/RW itu juga diatur jadi tergantung dari teknisnya dan intinya adalah krna perwalinya belum ditetapkan dan tidak boleh perwali ditetapkan bahwa hari ini harus selesai.

 

bahwa yang berhak memberikan keputusan adalah pemerintah.

 

bapak juga tdk bisa memaksa saya memberikan pendapat dan saya sependapat perwali krna ditetapkan oleh pemrintah dan mengenai PJ yg di SK kan oleh walikota krna dari bawah.

 

kita menunggu keputusan pewali,Pak Walikota tadi apel menyampaikan pemilu raya akan dilaksanakan secepatnya dan tentu akan melalui mekanisme.

 

Pukul 12.10 Wita, menuju Kantor DPRD provinsi Sulawesi Selatan.

 

Catatan: Jika tuntutan pengunras tidak ditanggapi oleh pemerintah kota Makassar maka mereka mengancam untuk datang kembali melaksanakan Unras dengan massa yang lebih banyak.

 

Makassar Buser45.com

Wartawan.Randy

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.