H Mashuri Beri Himbauan”, Lebih Baik Lebaran di Merangin Saja “,Tingkatkan Imunitas Tubuh dengan Vaksin Booster.

  • Bagikan

 

Merangin Jambi – Buser45.com |Meskipun pada tahun ketiga Lebaran Idul Fitri dalam pandemic Covid-19 tahun ini sudah terjadi kelonggaran untuk berpergian keluar daerah, namun Bupati Merangin H Mashuri minta masyarakat lebih baik lebaran di Merangin saja.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat melakukan Safari Ramadhan 1443 H bersama rombongan para pejabat di jajaran Pemkab Merangin, di Masjid Baiturrahman Desa Langling Kecamatan Bangko, Minggu malam (17/4).

‘’Covid-19 masih ada, beberapa waktu lalu dua orang warga kita meninggal akibat Covid-19, satu meninggal di Kota Jambi dan satu lagi meninggal di Padang. Untuk itu lebih baik kita lebaran dengan saudara-saudara kita di Merangin saja,’’ujar Bupati.

Diakui Bupati memang sudah terjadi kelonggaran untuk keluar daerah pada saat ini, karena sebagian besar masyarakat Kabupaten Merangin, sudah mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis tiga (booster).
Apalagi lanjut bupati, saat ini harga sawit cukup tinggi, sehingga ‘kantongnya mulai menebal’, tak heran kalau kecenderungan dan niat untuk mudik lebaran sangat tinggi. Tapi masyarakat tentunya tidak ingin gara-gara mudik, jadi terpapar Covid-19.

Tampak hadir pada Safari Ramadhan digelar yakni Sekdin Kominfo H Abd Aziz bersama dua orang kepala bidangnya dan kasubbag TU, Kepala Dinas PMD Andre, Camat Bangko Edy dan sejumlah pejabat lainnya.
Pada kesempatan itu bupati kembali mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan imunitas tubuh, dengan mengikuti vaksinasi dosis tiga (booster). Vaksinasi Covid-19 akan melindungi diri, melindungi keluarga, meningkatkan imunitas tubuh.
‘’Lengkapi vaksinasi Covid-19 sampai dosis tiga (booster). Baik naik pesawat, naik bus, kendaraan pribadi akan ada pemeriksaan vaksin Covid-19. Bagi masyarakat yang sudah sampai dosis tiga, akan bebas dari pemeriksaan,’’terang Bupati.
Bupati juga mengingatkan para orang tua untuk menyekolahkan anaknya  ke pesantren, sehingga terhindar dari pengaruh androit, karena di pesantren tidak boleh bawa handphone.
‘’Anak-anak di pesantren akan terjaga sholat lima waktunya. Anak-anak di pesantren akan jadi anak yang mandiri. Anak itu adalah investasi kita, untuk itu harus dijaga dan diawasi betul dari berbagai pengaruh buruk,’’pinta Bupati.

Di penghujung acara, bupati menyampaikan bantuan dana pembangunan masjid dan menyerahkan dua ambal sajadah kepada ketua pengurus Masjid Baiturrahman Desa Langling.

Munthe

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.