120 Rumah tidak layak Uni di Desa Lomba Karya Meminta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bengkayang

  • Bagikan

Bengkayang  – Buser45.com |Kamis 21/4/2022 Setelah dilantik Egi Hermanus Kepala Desa Lomba Karya pada 4 Maret 2022 lalu, terus melakukan monitoring terhadap Warga di desanya.

Sebelumnya ia telah membenahi kantor Desa di Dusun Bentarat, melakukan pembinaan terhadap aparatur desa naik, dusun dan RT.

Kemudian pada Rabu (20/4/2022) Ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pendataan terhadap rumah warganya.

Pada sidak kali ini, saya bersama staf menemukan ada 120 rumah warga yang keadaannya memprihatinkan dan butuh perhatian Pemerintah Kabupaten Bengkayang, berupa bantuan bedah rumah dan lainnya.

Selaku kepala desa , saya akan terus mengusulkan agar ada perbaikan,” tuturnya kepada Awak Media

Menurut Egi, dari 321 Kepala Keluarga, ada 120 KK yang keadaan sangat memprihatinkan,

Ya..memang, sebelumnya Desa Lomba Karya masih masuk desa tertinggal dan pada tahun 2022 masuk kategori desa berkembang.

Berdasarkan pendataan dusun Pagoh terdiri dari 139 KK, Dusun Tuhu 41 KK, dusun Mensari 71 KK, dan dusun Bentarat 104 KK. Adapun jumlah kepala keluarga yang keadaan rumahnya memprihatinkan disusun Pagoh 60 KK, dusun Tuhu 15 KK, Dusun Mensari 42 KK dan dusun Bentarat sebanyak 18 KK.

Saya bersama aparatur desa, dusun dan RT akan terus meningkatkan kualitas hidup layak bagi warga kami, terutama mengenai rumah tempat tinggal dan juga Sumber Daya Manusia (SDM), rasanya desa kami masih jauh dari harapan untuk berkembang cepat, karena ada beberapa faktor diantaranya infrastruktur dasar seperti Jalan dan jembatan , air bersih, sarana telekomunikasi dan listrik masih belum tersedia,” ucap Egi Hermanus.

Jadi, harapan saya selaku kepala desa, beberapa hal tersebut saya harus hadir bersama masyarakat kita psti bisa diperjuangkan baik oleh para anggota Legislatif dan juga eksekutif,” pungkasnya.

Buser45.com (MOHLIS) Kurnadi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.