Di Duga Akibat Surat Ijin Pembersihan Lahan Yang di Berikan Oleh Kades Berdampak Pengeroyokan

  • Bagikan

 

 

Nias Selatan – Buser45.com
Sabtu 23-04-2022 sekitar pukul 11wib. Telah terjadi kasus penganiayaan kepada 3 orang perempuan warga Desa Bawozihono, secara pengeroyokan pada saat pihak pelaku bersama pemerintah Desa bawozihono yang di dampingi oleh pihak kepolisian polsek LAHUSA melakukan aksi pembersihan lahan atau tanah yang sedang bermasalah sengketa tanah antara Pihak keluarga FADOLOSA LAIA dengan Bowoziduhu LAIA pada hari Sabtu 23 april 2022 sekitar pukul 10 pagi.

Kasus penganiayaan 3 orang perempuan tersebut telah di laporkan Di polres Nias Selatan oleh pihak korban pada hari itu juga sekitar pukul 15 wib Ketiga orang perempuan tersebut yang telah mengalami penganiayaan secara pengeroyokan telah melakukan pengobatan secara medis mulai di puskesmas plus kecamatan LAHUSA, kemudian melanjutkan pengobatan di klinik gloria yang berada di Teluk Dalam.

Ketiga orang korban tersebut bernama Yerlina wau, Ranihati LAIA, Rebeka LAIA sangat mengharapkan kepada pihak kepolisian polres Nias Selatan untuk secepat nya melakukan penangkapan kepada orang- orang telah melakukan penganiayaan terhadap diri mereka.

Adapun beberapa orang yang di duga sebagai pelaku penganiayaan pengeroyokan tersebut yang telah di laporkan ke pihak kepolisian oleh pihak korban yaitu (FL) (Al)( IYL) (DL) (SL).

awal kejadian tersebut yaitu sebelum pihak pelaku datang di tempat kejadian mereka berkumpul dulu di kantor kepala Desa bawozihono untuk bermusyawarah sesudah itu baru pelaku bersama rombongan pemerintah Desa menuju lokasi tanah yang sedang bersengketa tersebut, dan sesudah sampai di tempat kejadian pihak pelaku pengeroyokan tersebut masing – masing melakukan aksi nya dengan merusak pagar yang telah di pasang oleh pihak keluarga korban dan merusak tanaman yang telah di tanam oleh keluarga korban tersebut, kemudian pihak korban pengeroyokan pada saat itu yang sudah kian ada di lahan atau di tanah tersebut dengan melihat- lihat orang – orang yang sedang melakukan pembangunan di atas tanah atau lahan tersebut, namun mereka terkejut pada saat itu karena melihat secara tiba- tiba datang lah sekolompok orang banyak datang di lokasi lahan atau tanah tersebut yang di dampingi oleh kepala Desa Bawozihono BENARAN BUDI LAIA bersama anggota nya atau jajaran pemeritah Desa setempat, sesudah pihak terlapor sampai di tempat kejadian lalu pihak terlapor mereka masing melakukan aksi nya tanpa basa-basi yaitu merusak pagar dan merusak tanaman yang ada di tanah tersebut, kemudian pihak korban mempertanyakan kepada pihak terlapor yaitu dengan kata hei ada dengan kalian kok datang langsung merusak pagar dan tanaman milik kami ada apa dengan kalian, tetapi pihak terlapor tidak menghirau kan hal itu sampai kapolsek lahusa ED. Hasibuan S.H menghentikan dan mengusir pihak terlapor, namun pihak terlapor tetap tidak menghiraukan teguran tersebut, sehingga pihak korban bertindak untuk menghalangi pelaku dengan cara mengusir secara kata- kata dan mempertahankan tanaman- tanaman be serta pagar supaya tidak habis semua tanaman itu di cabut atau dirusak beserta pagar oleh pihak terlapor tetapi semuanya gagal karena pihak terlapor melakukan perlawanan secara fisik, sehingga pihak korban mengalami luka – luka dan goresan cakaran, yang di sebabkan oleh pihak terlapor.

Sementara berdasarkan hasil konfirmasi wartawan kepada kepala Desa pada hari senin 25-04-2022 bertempat di kantor Desa Bawozihono, namun kepala Desa tidak ada di tempat.

kemudian wartawan melanjutkan konfirmasi kepada Camat LAHUSA ( S.Baene) tentang surat Ijin yang diberikan oleh kepala Desa Bawozihono kepada pihak terlapor yang berjudul pembersih lahan sengketa, dan camat LAHUSA memberikan jawaban pada saat itu kepada media yaitu sebenar nya masalah lahan tanah tersebut dulu nya telah di bicara kan Di Desa, namun tidak ada keputusan kedamai.

Dalam kejadian ini belum ada Perdamaian maupun penangkapan kepada dugaan pelaku pengeroyokan hingga berita ini di tayangkan.

(DUHA)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.