Merasa Dizolomi Bacalon Ahmad d Menggelar Aksi Unjukrasa Di DPRD Kabupaten Merangin

  • Bagikan

Merangin  –  Buser45.com |Menjelang pemilihan kepala desa(Pilkades)serentak yang akan digelar dibulan juni 2022 mendatang,untuk Merangin mulai menuai komflik seperti halnya yang terjadi di desa Simpang Limbur Merangin Kecamatan Pamenang Barat Kabupaten Merangin.

Ahmad D yang ikut serta dipesta Demokrasi dalam pencalonan pemilihan kepala desa (Pilkades) untuk desa Simpang limbur, beliau merasa dizolomi dan dianggap belum memenuhi syarat untuk pencalonan Pilkades desa Simpang Limbur oleh panitia pelaksana.
Ahmad D merasa dirugikan dan diperlakukan diskriminatif oleh pihak panitia Pilkades desa Simpang Limbur, dan dianggap belum layak untuk mencalonkan karena Ahmad D sebagai mantan narapidana.

Ahmad D beserta massa pendukungnya menggelar aksi demonstrasi ke kantor DPRD Merangin Senin(25/4/22)
Ahmad D beserta pendukungnya yang berjumlah kurang lebih 30 orang menuntut supaya perlakuan adil untuk panitia Pilkades dan meminta peraturan perbup 60 tahun 2022 tentang juklak Pilkades direvisi kembali.

Usai menggelar orasi akhirnya massa dipersilahkan masuk keruang Banggar DPRD untuk berdialog dengan peserta massa aksi,dan disambut baik oleh ketua DPRD serta pihak pemerintah daerah.

Herman Efendi ketua DPRD dan Zaidan Wakil ketua langsung memimpin pertemuan serta dihadiri oleh Ast 1 kepala DPMD Andrie fransusman PLT Kabag hukum dan camat Pamenang barat Khaidir, dalam persoalan ini menurut Ahmad d ada perlakuan diskriminatif dari panitia pelaksana Pilkades dan ada poin poin diperbup tentang persyaratan Bacalon yang bertentangan dengan aturan perda no 5 tahun 2016.

Ahmad d mengatakan bahwa” hak politik saya tidak ada dicabut oleh pihak pengadilan” kok di kecamatan hak politik dicabut oleh camat Khaidir”ucap Ahmad d didepan forum dan ditambahkan lagi” apakah mantan seorang narapidana yang mau berbuat baik lalu dihalangi tidak diberi kesempatan??, dimana masyarakat yang dapat menilai langsung”salahkah orang jahat atau mantan narapidana mau menunjukkan berbuat baik ditengah tengah masyarakat?? macam ini saya sangat sedih saya dihalangi untuk berbuat baik dimasyarakat sebab tidak seluruhnya manusia mantan narapidana selamanya jadi penjahat”,tutup Ahmad”,.

Usai berdialok bersama massa aksi dengan Ketua DPRD beserta peserta yang hadir perbup 60 tahun 2022 disepakati agar direvisi dengan secepatnya, dan tahapan Pilkades untuk desa Simpang Limbur kecamatan Pamenang barat di tunda.

Zaidan Wakil ketua DPRD juga mengatakan”tidak ada alasan untuk menggugurkan saudara Ahmad d untuk Pilkades 2022 desa Simpang Limbur kita tunda dulu menjelang perbup terbit”tutup Zaidan.

Munthe

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.