Diduga Peternak Babi di Desa Slarang Kerahkan Masa Keroyok Wartawan

  • Bagikan

Cilacap – Buser45.com |Dua Orang Wartawan bernama Tulus dan Hadi mengalami penganiayaan atau pengeroyokan oleh sekelompok orang di Desa Slarang, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Sabtu Sore (30/04/2022) sekitar Pukul 16:00 Wib.

Diduga Pengusaha Babi mengerahkan sejumlah massa yang akhirnya terjadi Pengeroyokan kepada dua Orang wartawan tersebut.

Dalam keteranganya Hadi Mengatakan kejadian bermula ketika dia dan Rekanya Tulus, Datang dan melakukan klasifikasi terkait kandang Babi pada pemilik Peternakan Babi yang Ber Inisial M.

Pada kesempatan itu, Kedua Wartawan saat berada di Rumah Peternak Babi, oleh karyawan Supaya menunggu Bosnya (M), setelah M pemilik Kandang Babi Datang, langsung memaki-maki, Berteriak-teriak dan tidak begitu lama sekelompok Massa datang, sehingga Hadi dan Tulus memutuskan berupaya meninggalkan tempat tersebut, Akan tetapi pemilik peternakan Babi tidak memperbolehkan pergi.

Meski Hadi dan Tulus mencoba menjelaskan dan bertanya apa salahnya, akan tetapi apa yang mereka katakan tidak didengar, sehingga terjadi penganiayaan yang menimpa mereka.

“Saya pada saat itu dikeroyok oleh sejumlah orang, dipukul beberapa kali dibagian muka kanan pelipis memar, disamping dan bagian belakang mengalami pukulan, Kami tidak tahu menahu Duduk permasalahanya akan tetapi, peternak Babi memanggil orang-orang dan terjadi pemukullan terhadap saya”, Ungkap Hadi.

Lebih lanjut, massa ada sekitar 20 Orang, massa membabi buta memukul dari berbagai arah, walaupun pada saat itu sudah berupaya menjelaskan apapun tidak digubris.

Adapun kedua orang wartawan tersebut diselamatkan oleh warga sekitar, sementara Helm, Barang milik Salah satu Wartawan bernama tulus hilang.

Dari kejadian tersebut kedua orang Wartawan yang didampingi oleh kuasa hukumnya akan melaporkan Ke pihak Polisi atas kejadian kasus Dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Sekelompok orang yang diduga dimotori oleh Pemilik Kandang Babi.

*(RUDOLF)*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.