Kawasan Obyek Wisata Baru, Jalan Menuju Bukit Desa Somosari Jepara Bahayakan Keselamatan Pengunjung???

  • Bagikan

Jepara-Jateng, Buser45.com |Ada tempat wisata yang baru,di Desa somosari Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara.Tempat wisata itu viral di jagat Maya,dan wajar saja jika para pengunjung yang haus happy happy alias bersenang senang menyasar berbondong bondong menikmati alam perbukitan somosari.

Meski kemarin viral terkait Kekeliruan dalam hal pengelolaan lahan milik perhutani yang jadi rebutan lahan,meski begitu Perhutani wilayah ADM Pati seperti macan ompong lemah dalam ketegasan.

Wajar saja Wisata Bukit Somosari dimasa liburan syawal alias perayaan Idul Fitri 1443 H / 2022 mengalami lonjakan pengunjung atau wisatawan domestik baik dari wilayah sekitar Kabupaten Jepara atau dari berbagai Kabupaten lainnya.

Wisata Bukit Somosari di wilayah Desa Sumosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, juga berdekatan dengan kawasan hutan lindung milik Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati.

Jum’at 6/5/2022, saat awak media kami mendatangi lokasi wisata yang terhampar luas di area hutan kawasan Bukit Somosari, tampak berderet kafe, warung dan beberapa lokasi wisata yang dikelola oleh perorangan, baik warga sekitar atau dari luar wilayah desa Sumosari.

Lokasi Bukit Somosari yang saat ini populer, booming, trend dan tersohor serta memiliki spot Instagramable. Menjadi salah satu lokasi alternatif tujuan wisata di Kabupaten Jepara.

Petinggi Desa Somosari Ahmad Sidik saat dikonfirmasi oleh tim media ini juga menyebutkan tentang tarif masuk ke obyek wisata dikelola oleh BUMDES.”Tarif tiket masuk dikelola oleh Pemdes dan Bumdes Desa Somosari sebesar Rp. 3.000,-. Sedangkan, petugas yang mengatur dan diterjunkan di lokasi semuanya dikoordinir oleh Bumdes untuk menarik retribusi peningkatan APBDes Desa Sumosari”Ahmad Sidik sembari menyinggung dan prihatin jika pihaknya sering didatangi oknum mengaku Wartawan yang ujung ujungnya minta duit.

Di Bukit Wisata Somosari juga terdapat lokasi wisata bernama Astana Hinggil milik anggota DPR-RI.

Saat tim awak media wawancara kepada seorang pengunjung yang tidak mau disebutkan namanya, menyebut,Jika sebagai sopir pengendara mobil merasa was-was ketika berkunjung ke Bukit Somosari, sebab disaat turun hujan, selain jalan licin dan penuh tanjakan serta curam. Dari banyaknya pengunjung yang naik turun lokasi wisata baik pengendara roda dua atau roda empat, takut tergelincir. Karena di lokasi tidak nampak rambu-rambu yang menjadi peringatan bagi pengunjung.

“Sangat disayangkan, lokasi wisata Bukit Somosari, tidak memberikan rambu-rambu keselamatan bagi pengunjung seperti Guard Rail atau pagar pengaman jalan, di lokasi yang sekiranya membahayakan bagi para pengunjung,” terang sopir yang tak mau disebut namanya.
(N.@jig Buser45jateng)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.