Usai Nonton Dangdutan Warga Desa Muryolobo Dikroyok Tewas Lehernya Ditebas Parang

  • Bagikan

 

Jepara,  Buser45.com
Pentas orkes (Musik Dangdut ) bakal dilarang lagi di Bumi Kartini Jepara.Sebab baru baru ini pada 15/5/2022 pukul 17.00 wib,hiburan dangdut itu berujung maut,warga Desa Muryolobo usai nonton musik dangdut di keroyok di depan pasar Gandu Desa Bendan Pete turut Kecamatan Nalumsari.

Bentrok sejumlah pemuda Desa Ngetuk dan Warga Desa Muryolobo, mengakibatkan AR (30) dari Desa Muryolobo tewas bersimbah darah dengan luka leher menganga ditebas Parang.

Terkait dengan pagelaran pentas dangdut yang menewaskan korban dari Desa Muryolobo,
Kapolres Jepara respon cepat turun ke TKP (tempat kejadian perkara).sekaligus memimpin langsung olah TKP, di sertai melakukan pertemuan dialog dengan warga Desa Muryolobo beserta jajaran Pemerintah Desa Muryolobo juga Pemerintah Kecamatan(Forkompimcam) Nalumsari.

Kapolres Jepara AKBP Warsono bersama Ketua DPRD Jepara yang tanggap situasi langsung berdialog dengan tokoh masyarakat supaya kejadian kasus pertunjukan dangdut dalam suasana kondusif terkendali tidak melebar kemana mana.

Pada pertemuan Kapolres Jepara meminta kepada semua pihak untuk menahan dan mengendalikan diri.

“Percayakan penanganan kasus ini kepada polisi,kami minta jangan ada yang main hakim sendiri,sebab justru sangat merugikan masyarakat itu sendiri,” pesan Warsono dengan sikap tegas

Orang nomor satu di Polres Jepara, berjanji menjamin pengamanan warga dengan diterjunkanya pasukan polisi Dalmas Polres Jepara,dibantu aparat dari TNI.

Setelah Pertemuan dengan warga,Kapolres Jepara bersama Ketua DPRD Jepara berbela sungkawa kerumah duka keluarga korban.
Dengan menyampaikan rasa duka cita yang dalam terhadap korban.

Sementara Ketua DPRD Jepara Haizul Ma,Arif berharap hendaknya semua menahan diri.

“Jelas kami berharap semua warga desa Ngetuk dan Mulyolobo untuk menahan diri. Serahkan kasus ini kepada polisi selaku penegak hukum.Kami dari DPRD tetap mengawal kasus ini diusut tuntas dan adil,” terang menantu Marzuki mantan Bupati Jepara dengan nada serius.

Haiz juga meminta kepada semua pihak. “Hargai korban dan keluarganya jangan sampai foto korban diunggah di media sosial ,justru bisa menambah keresahan warga.

Sumber: Warga Desa Muryolobo
Editor : Ajipatigunawan Buser45.com Jateng.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.