Kepala UPT.Puskesmas Pakkat Bohongi Wartawan, Akibat Minimnya Penerapan Protokol Kesehatan

  • Bagikan

Pakkat Humbahas, Buser45.com |Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 silam menyebabkan perubahan di berbagai aspek kehidupan, terutama sangat berpengaruh signifikan di aspek kesehatan masyarakat. Sehingga, pelaksanaan program-program bidang kesehatan kini terfokus pada penanganan Covid-19.

Minimya menerapkan Protokol kesehatan, hal itulah yang terjadi di UPT Puskesmas Pakkat Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbahas. Saat awak Media ini melakukan sosial kontrol ke Puskesmas tersebut, melihat dengan jelas para tenaga medis tidak ada lagi yang mempergunakan Masker sebagai salah satu bentuk pencegahan atau upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Kejadian ini pada tanggal 10 Mei 2022 saat Tim gabungan beberapa Awak Media melakukan Fungsi nya: Wartawan harus  lebih mengedepankan kepentingan masyarakat luas dan selalu mengacu pada 11 pasal Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Kode Perilaku Wartawan dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Hasil dari Monitoring Tim awak Media menemukan tempat cuci tangan di puskesmas Pakkat tersebut juga terkesan hanya pajangan saja, karena ketika awak Media memutar kran air, air sudah tidak mengalir, sama halnya sabun cuci tangan juga sudah tidak tersedia lagi, hanya botol kosong sabun cair yang terlihat sebagai pajangan. Begitu juga dengan Hand sanitizer tidak ada terlihat Awak Media, Petugas pengukur suhu tubuh juga tidak ada, dibuktikan dengan kedatangan Awak Media tidak ada yang mengukur suhu tubuh.

Atas dasar hal itu pengelolaan anggaran di Puskesmas Pakkat wajar diragukan pemanfaatan nya, Kepala UPT Puskesmas Pakkat Dr.Rabecca enggan memberikan komentar, ketika di hubungi awak Media atau di Konfirmasi lewat telepon WhatsApp,,

Pada hari ini Senin, 16/05/2022 sebelum Berita ini di Terbitkan, Dr.Rebecca mengirim SMS lewat WhatsApp: Selamat pagi juga Pak… Setelah saya konfirmasi mengenai petugas yang tidak memakai masker sewaktu team Bapak mengunjungi Puskesmas Pakkat, petugas kami saat itu sedang makan Pak.
Mengenai tempat cuci tangan itu kemungkinan karena Bapak dtg sore hari, air di tempat cuci tangan sudah tinggal sedikit, dan sabun cuci tangan sudah habis mungkin CS kami lupa mengganti nya Pak. Terima Kasih.

Atas kejadian tersebut, Jurnalis tentunya mengharap agar kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Humbahas dan pihak terkait, mengevaluasi Kinerja Kepala UPT Kecamatan Pakkat Tersebut, demi terciptanya pelayanan yang baik dan Benar untuk masyarakat umum kedepannya.

Tim awak Media akan mengkawal perkembangan atas hasil monitoring, ketika pihak ditingkat Kabupaten Humbahas tidak serius menangani hal tersebut, akan kita tingkatkan ke Dinas kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

BMT. Manalu

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.