Bupati Inhil H.M.Wardan Bisu Diam Seribu Bahasa Dengan Keberangkatan Kades Seinhil Ke Indonesia Timur

  • Bagikan

Indragiri Hilir, Buser45.com |H.M Wardan selaku bupati di kabupaten inhil provinsi Riau setelah di konfirmasi melalu via tlpn seluler nya 19/5/2022-23:18 tadi malam terkait dengan keberangkatan kepala desa se inhil untuk melaksanakan studi banding ke Wilayah INDONESIA TIMUR, hingga saat ini tidak menjawab,padahal dalam keberangkatan ke Wilayah INDONESIA TIMUR ini pemborosan dan hanya menghambur-hamburkan uang. Bukan hanya itu. Dalam hal ini.H.M wardan selaku bupati di kabupaten inhil provinsi Riau membuat diri nya bukam seribu bahasa. Said Khairul Hanafiah,beredar mengenai studi banding kepala desa se Kabupaten Indragiri Hilir ke wilayah timur Indonesia,ini memang sudah jelas menuai pro dan kontra dikarenakan ini termasuk pemborosan alias menghambur – hamburkan uang sementara masyarakat mendapat apa.

Melihat gaya seorang said Khairul Hanafiah ini selaku ketua APDESI terpilih,belum juga sah sebagai ketua,ini sudah membuat heboh publik dengan menghambur -hamburkan uang negara,ini tampak dari akan melakukan studi banding yang menggelontorkan Rp15 juta per desa itu diangggap bukan hanya pemborosan melainkan menyakiti hati masyarakat,karena yang dilaksakan itu bukan termasuk dalam program prioritas pemulihan ekonomi.

“Berarti selama ini apa tidak tertib administrasi. Ekonomi,dan tidak bisa berkembang Tampa studi banding,ini sangat mengejutkan bahasa seorang said,karna harus lah studi banding seluruh kepala desa,ke Indonesia timur,Klu tidak Study Banding berarti said Khairul Hanafiah selaku ketua terpilih APDESi,belum aja sah 100,persen jadi ketua,menganggap bahwa kepala desa se-kabupaten Indragiri hilir menganggap tak tau administrasi serta mengembangkan ekonomi masyarakat didesanya masing-masing kepala desa.

Mengenai,hal itu wartawan jejak kasus mencoba menghubungi via telepon tapi tak dijawab, mau dikonfirmasi sejauh mana,keterlibatan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD),tentang pelaksanaan kegiatan ini Study Banding yang di gagas ketua terpilih APDESI Inhil.

“Namun sampai berita ini terbit tidak di jawab oleh kadis DPMD,Budi pamungkas,karna kita menganggap ini sangat menyakiti hati masyarakat.

“Selanjutnya ketika wartawan menanyakan kepada salah satu kepala desa yang namanya tak mau di tulis mengatakan bahwa ini,kegiatan ini Study Banding ini bukanlah kesepakatan bersama,serta tidak pernah membahas masalah ini.ungkapnya

Dan bahkan menyuruh langsung ke dinas DPMD,,untuk menanyakan hal ini,berarti ini sudah jelas ada apa dengan dinas DPMD Inhil?……..

Sehubungan dengan wacana studi banding para Kades se-Inhil dengan tujuan wilayah timur Indonesia yang di koordinir oleh badan kerjasama antar desa dengan pembiayaan yang di bebankan pada dana desa dianggarkan pada APBDesi Masing-masing desa kita harapkan untuk ditinjuau kembali, dan dinas PMD selaku leading sektornya kita minta utk berlaku bijak dan menggunakan sedikit hati nuraninya.

Karna saat ini baru pemulihan perekonomian masyarakat,mungkin kita semua tau bahwa kita baru menghadapi covid-19,belum tuntas sudah lah lagi mau studi banding menghamburkan uang negara,harapan kita bupati selaku pemimpin kabupaten Indragiri hilir dapat menanggapi tentang studi banding yang di prakarsai APDESI melalui ketua terpilih.

Rudolf / AWI

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.